Sunday, October 9, 2011

Come.. Come Twenty Five

Bulan depan, kira-kira satu setengah bulan lagi, suami saya berulang tahun. Ini adalah ulang tahun pertamanya yang akan dia rayakan bersama isteri (saya tentunya). Biasanya kan kami merayakannya sendiri-sendiri karena terpisah jarak. Saya sangat excited menunggu tanggal tersebut. Banyak sekali rencana-rencana yang sudah saya buat untuk merayakan ulang tahunnya yang menurut saya sangat spesial ini. Oya, bulan depan itu umur suami saya genap seperempat abad, makanya spesial sekali hehe.. Saking banyaknya rencana kejutan untuknya, saya jadi bingung rencana mana yang harus saya jalankan. Saya ingin semuanya serba fantastis, serba romantis, dan serba perfeksionis. Saya ingin ulang tahun pertamanya dengan saya ini terkenang selalu di kepalanya. Maklum, kami ini pengantin baru! Hihi..

*Rencana pertama : saya ingin memesan tempat di sebuah restoran yang romantis dengan iringan musik di dalamnya. Kemudian pelayan akan datang ke meja kami dan memberikan kado yang sudah saya siapkan plus kue ulang tahun yang tentu saja bukan buatan saya, karena saya sama sekali tidak bisa membuat kue tart. Hahaha..

*Rencana kedua : saya akan memasakkan makanan-makanan favoritnya yang tentu saja akan memakan banyak waktu dan resep. Secara saya adalah wanita yang baru saja belajar masak, pasti akan ribet sekali. Tapi tidak masalah sih, apapun akan saya lakukan untuk membahagiakan suami saya tercinta. Wuuuuusss..

*Rencana ketiga : saya ingin memberikan kejutan yang perannya bukan hanya saya saja tapi juga teman-teman dekatnya. Saya akan mengambil nomer-nomer HP mereka dari phone book suami saya, lalu saya SMS satu persatu. Tentu saja tetap ada acara makan-makan di dalamnya.

Sementara ini hanya ada tiga rencana yang ada di otak saya yang harus segera saya putuskan. Semuanya terkendala pada waktu. Semoga saja suami saya pada hari H-nya bekerja di shift 1, yaitu antara jam 6 pagi sampai jam 6 sore. Atau pada shift 3, yaitu antara jam 10 malam sampai jam 10 pagi. Dan itu berarti saya harus bangun jam 3 pagi untuk mulai memasak.

Masalah rencana sudah di depan mata. Satu hal lagi yang saya bingungkan. Kira-kira kado apa yang harus saya berikan. Beberapa orang memberi saran supaya saya memberikan kado yang benar-benar dia suka dan menjadi hobinya. Tapi hobi suami saya itu bermain game sepakbola dan mengotak-atik motornya. Tahun-tahun kemarin saya memberinya jaket dan sepatu fantovel. Mungkin tahun ini saya akan memberinya bunga, kue tart, dan beberapa masakan kesukaannya.

Tapi apapun kadonya, suami saya pasti suka. Dia bukan tipe orang yang suka menyepelekan pemberian orang lain. Apalagi saya memberikan dengan ketulusan dan cinta. Hahaha.. Doakan saya yaaa :)

"When I tell you I love you, I don't say it out of habit or to make conversation. I say it to remind you that you are the best thing that ever happened to me"

Luv,


0 comments:

Post a Comment